Sabtu, 28 September 2019

INGREDIENTS 5

1. COCHOLATE

Cokelat atau Coklat (Inggris:Chocolate) adalah sebutan untuk hasil olahan makanan atau minuman dari biji kakao (Theobroma cacao).[1] Cokelat pertama kali dikonsumsi oleh penduduk Mesoamerika kuno sebagai minuman, walaupun dipercaya bahwa dahulu cokelat hanya bisa dikonsumsi oleh para bangsawan.[1]
Cokelat umumnya diberikan sebagai hadiah atau bingkisan pada hari raya. Dengan bentuk, corak, dan rasa yang unik, cokelat sering digunakan sebagai ungkapan terima kasih, simpati, atau perhatian bahkan sebagai pernyataan cinta. Cokelat juga telah menjadi salah satu rasa yang paling populer di dunia. Selain dikonsumsi paling umum dalam bentuk cokelat batangan, cokelat juga menjadi bahan minuman hangat dan dingin.
Rasa cokelat masih sulit didefinisikan. Dalam bukunya Kaisar Cokelat (Emperors of Chocolate), Joel Glenn Brenner menggambarkan riset terkini tentang rasanya. Menurutnya rasa cokelat tercipta dari campuran 1.200 macam zat, tanpa satu rasa yang jelas-jelas dominan. Sebagian dari zat itu rasanya sangat tidak enak kalau berdiri sendiri. Karenanya, sampai kini belum ada rasa cokelat tiruan.
Efek psikologis yang terjadi saat menikmati cokelat dikarenakan titik leleh lemak kokoa ini terletak sedikit di bawah suhu normal tubuh manusia. Sebagai ilustrasi, bila anda memakan sepotong cokelat, lemak dari cokelat tersebut akan lumer di dalam mulut. Lumernya lemak kokoa menimbulkan rasa lembut yang khas dimulut, riset terakhir dari BBC mengindikasikan bahwa lelehnya cokelat di dalam mulut meningkatkan aktivitas otak dan debaran jantung yang lebih kuat daripada aktivitas yang dihasilkan dari ciuman mulut ke mulut, dan juga akan terasa empat kali lebih lama bahkan setelah aktivitas ini berhenti[7]. 
source; https://id.wikipedia.org/wiki/Cokelat
2. SUGAR

Gula adalah suatu karbohidrat sederhana yang menjadi sumber energi dan komoditi perdagangan utama. Gula paling banyak diperdagangkan dalam bentuk kristal sukrosa padat. Gula digunakan untuk mengubah rasa menjadi manis dan keadaan makanan atau minuman. Gula sederhana, seperti glukosa (yang diproduksi dari sukrosa dengan enzim atau hidrolisis asam), menyimpan energi yang akan digunakan oleh sel. 
Gula sebagai sukrosa diperoleh dari nira, tebu, bit gula, atau aren. Meskipun demikian, terdapat sumber-sumber gula minor lainnya, seperti kelapa. Sumber-sumber pemanis lain, seperti umbi dahlia, anggur, atau bulir jagung, juga menghasilkan semacam pemanis namun bukan tersusun dari sukrosa sebagai komponen utama. Proses untuk menghasilkan gula mencakup tahap ekstraksi (pemerasan) diikuti dengan pemurnian melalui distilasi (penyulingan).
Negara-negara penghasil gula terbesar adalah negara-negara dengan iklim hangat seperti Australia, Brasil, dan Thailand. Hindia Belanda (sekarang Indonesia) pernah menjadi produsen gula utama dunia pada tahun 1930-an, tetapi kemudian tersaingi oleh industri gula baru yang lebih efisien. Pada tahun 2001/2002 gula yang diproduksi di negara berkembang dua kali lipat lebih banyak dibandingkan gula yang diproduksi negara maju. Penghasil gula terbesar adalah Amerika Latin, negara-negara Karibia, dan negara-negara Asia Timur.
Lain halnya dengan gula bit yang diproduksi di tempat dengan iklim yang lebih sejuk seperti Eropa Barat Laut dan Timur, Jepang utara, dan beberapa daerah di Amerika Serikat, musim penumbuhan bit berakhir pada pemanenannya di bulan September. Pemanenan dan pemrosesan berlanjut sampai Maret di beberapa kasus. Lamanya pemanen dan pemrosesan dipengaruhi dari ketersediaan tumbuhan, dan cuaca. Bit yang telah dipanen dapat disimpan untuk di proses lebih lanjut, namum bit yang membeku tidak bisa lagi diproses.
Pengimpor gula terbesar adalah Uni Eropa (UE). Peraturan pertanian di UE menetapkan kuota maksimum produksi dari setiap anggota sesuai dengan permintaan, penawaran, dan harga. Sebagian dari gula ini adalah gula "kuota" dari industry levies, sisanya adalah gula "kuota c" yang dijual pada harga pasar tanpa subsidi. Subsidi-subsidi tersebut dan pajak impor yang tinggi membuat negara lain susah untuk mengekspor ke negara negara UE, atau bersaing dengannya di pasar dunia. Amerika Serikat menetapkan harga gula tinggi untuk mendukung pembuatnya, hal ini mempunyai efek samping namun, banyak para konsumen beralih ke sirup jagung (pembuat minuman) atau pindah dari negara itu (pembuat permen)
Pasar gula juga diserang oleh harga sirup glukosa yang murah. Sirup tersebut di produksi dari jagung (maizena), Dengan mengkombinasikannya dengan pemanis buatan pembuat minuman dapat memproduksi barang dengan harga yang sangat murah.
source : https://id.wikipedia.org/wiki/Gula

INGREDIENTS 4

1.Produk susu 

 

Produk susu merupakan produk peternakan susu berupa makanan dan minuman, baik susu sapi maupun susu kerbau. Berdasarkan kandungan lemak yang terdapat di dalamnya, produk susu dapat dibedakan menjadi beberapa tipe yaitu susu murni (whole milk), susu kurang lemak (reduced fat milk), susu rendah lemak (low fat milk), dan susu bebas lemak (free-fat Milk) atau susu skim (skim milk).
Susu murni harus mengandung sekurang-kurangnya 3,25% dari lemak susu dan 8,25% padatan susu bukan lemak (protein, karbohidrat, vitamin larut air, dan mineral). Penambahan vitamin A dan D pada susu ini bersifat fakultatif.[butuh rujukan]
Susu kurang lemak banyak dipilih orang orang-orang yang ingin mengurangi konsumsi lemak di dalam susu. Sesuai dengan namanya, kadar lemak pada susu ini telah dikurangi hingga tersisa 2%. Untuk konsumen yang menginginkan konsumsi lemak lebih sedikit lagi, diciptakanlah susu rendah lemak. Kadar lemak pada susu ini telah dikurangi hingga tersisa 1%.[butuh rujukan]
Pada susu skim, kadar lemaknya dikurangi hingga hampir tidak ada sama sekali (0,1%), tetapi residu dari lemak susunya boleh tersisa hingga maksimum 0,5%.[1] Karena vitamin A dan D yang larut dalam lemak ikut hilang pada proses penghilangan lemak, pada susu kurang lemak, susu rendah lemak, dan susu skim umumnya ditambahkan kedua vitamin tersebut.
Susu murni yang dipanaskan selama beberapa waktu akan terubah menjadi evaporated milk. Susu ini terbentuk melalui pemanasan susu dengan menggunakan pompa vakum untuk menghilangkan kira-kira 60% kadar airnya. Selain penghilangan air, dalam pembuatan evaporated milk ini juga dilakukan penambahan vitamin D serta standardisasi nutrisi. Selanjutnya susu ini akan dipanaskan pada suhu 115,5-118,5 °C selama 15 menit untuk sterilisasi. Hasilnya, evaporated milk akan berstruktur lebih pekat dibandingkan susu murni, dan mengandung kira-kira 25% padatan susu bukan lemak.[2]

2.TELUR


Telur adalah salah satu bahan makanan hewani yang dikonsumsi selain daging, ikan dan susu. Umumnya telur yang dikonsumsi berasal dari jenis-jenis burung, seperti ayam, bebek, dan angsa, akan tetapi telur-telur yang lebih kecil seperti telur ikan kadang juga digunakan sebagai campuran dalam hidangan (kaviar). Selain itu dikonsumsi pula juga telur yang berukuran besar seperti telur burung unta (Kasuari) ataupun sedang, misalnya telur penyu. Sebagian besar produk telur ayam ditujukan untuk dikonsumsi orang tidak disterilkan, mengingat ayam petelur yang menghasilkannya tidak didampingi oleh ayam pejantan. Telur yang disterilkan dapat pula dipesan dan dimakan sebagaimana telur-telur yang tidak disterilkan, dengan sedikit perbedaan kandungan nutrisi. Telur yang disterilkan tidak akan mengandung embrio yang telah berkembang, sebagaimana lemari pendingin mencegah pertumbuhan sel-sel dalam telur.

Cara memilih telur yang baik


  1. Kondisi cangkang telur tidak retak
  2. Ukuran telur tidak terlalu kecil dan tidak terlalu besar
  3. Warna telur tidak pucat atau terlalu gelap
  4. Bersih dari berbagai kotoran atau pun noda
  5. Tektur kulit telur halus mulus dan tidak kasar
  6. Tenggelam jika dimasukkan ke dalam air
  7. Apabila diteropong terlihat jernih dan kuning telur ada di tengah telur
  8. Baunya normal tidak berbau busuk
  9. Bentuk lonjong telur normal tidak bulat
  10. Pilih yang dikemas dengan baik dan mengandung omega 3

3. Mentega

Mentega adalah makanan produk susu, dibuat dengan mengaduk krim yang didapat dari susu. Biasanya digunakan sebagai olesan roti dan biskuit, sebagai perantara lemak di beberapa resep roti dan masakan, dan kadang-kadang bahan untuk menggoreng. Pengganti mentega ialah margarin, yang biasanya lebih murah, dan memiliki sedikit lemak dan kolesterol.
Mentega adalah emulsi air-dalam-minyak, kebalikan dari krim. Mentega tetap padat saat didinginkan, tetapi meleleh secara konsisten pada suhu kamar / suhu ruangan.
Mentega hampir sama dengan roombutter tetapi roombutter adalah mentega yang wanginya tajam dan berwarna putih. 
Bahan dasar untuk membuat mentega adalah krim susu. Krim susu adalah lapisan paling atas dari susu yang terbentuk jika didiamkan selama beberapa hari di dalam kulkas. Krim ini dipisahkan dari lapisan bawah susu atau skim. Mentega dibuat dengan cara mengaduk (butter churning) krim susu menggunakan alat pengaduk mentega sampai berbentuk padat[1]. Krim susu terpisah menjadi bagian lemak yang padat dan bagian cair (air) setelah proses pengadukan (churning) dengan menggunakan alat yang bernama churn[2]. Cairan yang terpisah dari mentega selama proses pengadukan itu dinamakan buttermilk (susu mentega)[3]. Mentega kemudian dipadatkan dan dicetak sesuai selera dengan menggunakan cetakan. Mentega ini selanjutnya dapat pula diolah menjadi ghee[4] atau minyak samin dengan cara memanaskan mentega dengan menggunakan nyala api kecil sampai terbentuk warna kuning emas. Cairan yang terbentuk dipisahkan dari pengotor yang berupa padatan. Minyak samin merupakan salah satu tradisi kawasan Asia Selatan (India dan sekitarnya).
source ; https://id.wikipedia.org/wiki/Mentega


 

MIDLE PRACTICE [doing]

INDONESIAN BUFFET
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Helo Sunshine
Welcome back to my shining Blog, hari ini adalah hari yang sangat istimewa dan sangat menyenangkan, entah mengapa aku sangat bahagia hari ini, yup! ini adalah hari praktekku pada ujian tengah semester dan aku sangat bersemangat membuat masakan yang kusukai.

Untuk hari ini, kami sekelompok akan membuat masakan Indonesian buffet yang terdiri dari makanan pembuka hingga makanan penutup, yang dimana semua makanan tersebut sering kita jumpai, cara membuatnya juga lumayan tidak meyusahkan . hanya saja seperti yang kita ketahui Bersama kalua masakanan Indonesia itu kaya kan rempah rempah yang sangat meyehatkan.

aku dan teamku telah membagi pekerjaan sehingga kami tidak kerepotan dalam membuatnya.
adapaun beberapa jenis masakan yang telah kami buat ialah.
1. dojang nakeng
2. rujak mie
3.soto banjar
4. ikan cuka
5. nasi putih
6. terong santan
7. pelecing sayur
8. daging rendang
9. ayam bakar taliwang
10. doko-doko cangkuning
11. bubuh injin.








thankyou~



MIDLE PRACTICE [prepare]

PREPARE FOR INDONESIAN BUFFET
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Helo Sunshine
Welcome back to my shining Blog, waahh tidak terasa kita sudah memasuki waktu midle practice exam, yang berarti kita sudah berada di pertengahan semester dong dan tak lama juga aku sudah memasuki waktu training, alhamdulillah aku degdegan dan belum lagi dengan semua persiapan yang harus aku siapkan baik-baik, semoga aku bias melalui fase-fase yang menegangkan dengan lancer ya kawan-kawan…. hehehe

okay, sekarang aku akan menceritakan kegiatanku hari ini di dalam kitchen yaa… berhubung karena minggu ini adalah minggu mid praktek jadi aku dan tim ku akan membuat Indonesian Buffet, sungguh bukan suatu jenis menu yang gampang, hufftt….
untuk kali ini aku diberi kepercayaan untuk menghandle dessert, yang berupa Doko-doko cangkuning dan Bubuh Injin.

aku sangat excited membuat 2 jenis makanan ini karena aku sangat menyukai dessert dan sangat menyukai semua jenis kue Indonesia. namun, yang aku keluhkan adalah cara pembuatannya yang tidak segampang bagaimana yang dibayangkan, terlebih lagi jika itu adalah doko-doko cangkuning.
ketika aku menyiapkan bahannya, tidak terlalu susah namun  bias dibilang gampang saja, yaa.. karena semua bahannya sudah tersedia di adalam kitchen, hehehe

oke, pertama-tama aku akan menyiapkan bahan-bahan untuk membuat doko-doko cangkuning, namun disini aku tidak memiliki gambar prepareannya berhubung karena aku kehilangan hp, jadi untuk saat ini mungkin aku hanya menuliskan recipenya saja.

DOKO-DOKO CANGKUNING

*INGREDIENTS
-For-filling
500gr brown sugar
150 ml water
1 pcs greated coconut
1/4 tsp salt
1 pcs pandan leaf

#PROCEDURE
1. gerated brown sugar then mix with water then simmer
2. add greated coconut,salt and pandan leaf and cook
3.the shape of the filling mixture is rounded.

- step 1
125 gr glutinous rice flour
1/2 tsp salt
125 gr coconut milk (pandan leaf colouring)

#PROCEDURE
1. simmer coconut milk until warm
2. mix glutinous rice flour and salt in bowl and pour coconut milk. add pandan food colourinng mix well
3. take the filling mixtureand wrap it with green dough

-step 2
250 gr rice flour
50 gr glutinous rice flour
150 gr sugar
1/2 salt
125 gr coconut milk
2 pcs pandan leaf
banana leaf for cover doko-doko


BUBUH INJIN
*INGREDIENTS
500 gr mung beans, wrashed and soaked for 8 hours
1 l light coconut milk
50 gr ginger, peeled, sliced and crushed
2 pandan leaves, bruished
150-200 gr white sugar
1 pinch salt

Topping 
1/2 greated coconut

#PROCEDURE
1. winnow the beans to remove the huks and pick out broken beans and impurities.
2. to add flavour, perform this optional step of eating beans briefly on a hot steel pan without boil. this adds a slightly singed taste, but be careful not to burn them.
3. place the mung beans, coconut milk, ginger and pandan leaves into a prasure cooker and bring to a boil. cover
4. preasure cook at 1 bar / 15 bar or 7 minutes, turn off check wheter the beans are cooked troughly 
5. add sugar and a pinch of salt. serve with greated coconut and coconut cream.
Thank you ~