Selasa, 12 Februari 2019

English Daily Report

 Hi ... Hi Sunshine> _ <


Today I will tell you again, a series of my activities while in the kitchen.

This time there was something different, because the hours of practice were accelerated from usual, we had to come to the kitchen around 6:00 due to the material we would learn about Breakfast.

After routine activities such as oneline and check grooming, the senior directs to divide the group and assign assignments to each group.

Today's material is continental breakfast and english breakfast. Where, my group and I got the task of preparing coffee and tea for tomorrow.

So, we only help other groups do doing. However, not as expected, today's practice does not run smoothly.

Around 12:15 a.m., we performed dhuhur prayers in congregation at the campus mosque, after which we proceeded to clean up the items that had been used.

We did general cleaning at 14.00 and as usual, Clarissa and I only cleaned the office and lobby section. General cleaning is finished at 16:30.

Around 17:00 the rain fell quite hard, so it forced us to stay in the kitchen, and we were also given fried rice made by our lecturers.

After that, Mr. Iical gave us direction and advice.

Today's practice class is finished at 6:00 p.m.








Senin, 11 Februari 2019

Indonesian Daily Report

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Hai.. Haii Sunshine >_<

    Hari ini aku akan menceritakan lagi, serangkaian kegiatanku selama di kitchen.
Kali ini ada yang berbeda, karena jam praktik dipercepat dari biasanya, kami harus datang ke kitchen sekitar pukul 06.00 berhubung karena materi yang akan kami pelajari tentang Breakfast.
   Setelah kegiatan rutinitas seperti oneline dan cek grooming, senior mengarahkan agar membagi kelompok dan memberikan tugas mesing-masing kelompok.
 Materi hari ini adalah continental breakfast dan english breakfast. Dimana, aku dan teman kelompokku mendapat tugas prepare coffe and tea untuk esok hari.
Jadi, kami hanya membantu kelompok lain melakukan doing. Namun, tidak seperti yang di harapkan, praktik hari ini tidak berjalan lancar.
   Sekitar pukul 12.15, kami melakukan sholat dhuhur berjamaah di mesjid kampus, setelah itu dilanjutkan dengan membereskan barang-barang yang telah digunakan.
   Kami melakukan general cleaning pada pukul 14.00 dan seperti biasanya, aku dan clarissa hanya membersihkan bagian office dan lobby. General cleaning selesai pukul 16.30.
     Sekitar pukul 17.00 hujan turun lumayan deras, sehingga memaksa kami untuk tetap tinggal di kitchen, dan kami juga diberi makan nasi goreng yang dibuat sendiri oleh dosen kami.
Setelah itu, pak ical memberi arahan dan nasehat kepada kami.
Kelas praktik hari ini selesai pada pukul 18.00





Terimakasih
Chefriza❤

Jumat, 01 Februari 2019

Food Terminology



1. Baguette (bəˈɡɛt) 
      Baguette adalah roti yang bentuknya lain dari roti lainnya yaitu panjang dan ukurannya yang besar, dan sangat renyah. Diameter standar Baguette kira-kira 5 atau 6 cm, tetapi panjangnya dapat mencapai 1 meter. Roti ini memiliki berat 250 gram. Tekstur luarnya sangat keras. Di mana dalamnya putih dan lembut. Dan ketika ditekan, ia akan kembali ke bentuk semulanya. Yang mana ini merupakan tes untuk mengetahui roti yang masih baik. 
      Roti ini menjadi simbol budaya di Perancis. Selain anggur wine dan keju.
Roti ini memiliki beberapa variasi seperti: -Roti Setengah Panjang, Digunakan dengan keju, selai dan bahkan untuk dicelupkan ke kopi atau cokelat. -Roti Panjang Tidak selalu 250 gram. Seperti, roti Parisian 400 gram, dan jenis flute memiliki berat 125 gram.
      Roti ini dibuat hanya dari tepung, air, ragi dan garam. Tanpa adanya telur, susu dan minyak.
Sumber : https://id.m.wikipedia.org/wiki/Baguette

2. Muffin
      Muffin adalah salah satu ragam kuliner yang cukup populer. Kita sering menemuinya di kedai cake and bakery. Nah, tapi tahukan Anda dari mana kue ini berasal ?
      Muffin merupakan sejenis makanan tradisional berbentuk gulungan, bundar dan tipis. Bahan dasarnya terbuat dari adonan roti yang diberi ragi. Paling enak, kue manis ini dinikmati saat musim dingin dan disajikan bersama minuman hangat seperti teh atau kopi.
      Cara makannya pun unik, harus disobek dulu dan diberi olesan mentega kemudian dipanggang lagi. Agar citarasanya lebih bervariasi, permukaannya diolesi dengan selai buah buatan sendiri. Bahan utama dari muffin yaitu tepung akan tetapi dapat diganti dengan tepung jagung.
      Muffin berasal dari kata ‘moufflet’ yang merupakan bahasa Perancis kuno. Moufflet berarti lembut, sesuai dengan dengan tekstur muffin yang lebih lunak dari pada roti pada umumnya. Kata ‘muffin’ diperkenalkan pada awal abad ke-18. Sedangkan resepnya mulai dikenal luas pada pertengahan abad tersebut. Sebenarnya, ada kebingungan membedakan antara muffin dan crumpets (kue tanpa pemanis). Muffin digunakan untuk mengacu pada produk turunan roti sedangkan crumpets mengarah pada pancake. Di Inggris nama muffin belum diketahui asal usulnya namun ada kemungkinan berasal dari kata ‘low german muffe’ yang berarti kue. Kata tersebut dipublikasikan di Inggris pada tahun 1703.
      Pada abad ke-19, 5 mulai populer dan menjadi hidangan saat minum teh. Di Inggris, tradisi ini sering disebut sebagai afternoon tea. Muffin disajikan sebagai kudapan utama pendamping teh hangat. Itu sebabnya kue ini pun dikenal dengan nama ‘tea cakes’. Makanan yang dibuat dengan menggunakan adonan ragi itu sangat nikmat jika disantap saat musim dingin. Saat era Victoria, muffin dijajakan oleh penjual kue jalanan. Muffin diletakkan ke dalam baki makanan yang berada di atas kepala mereka. Para penjual ini juga membunyikan bel tangan untuk memanggil calon pelanggan.
      Saat berlibur ke Inggris Anda bisa merasakan lezatnya muffin di beberapa toko yang khusus menjual kue jenis ini. Kedai yang bisa Anda datangi adalah Ben’s Cookies, Brownie Box dan The Muffin Man Tea Shop. Ben’s Cookies berada di 12 Kensington Arcade, Kensington High Street, London. Sedangkan Brownie Box terletak di 247 Old Brompton Road, Earls Court, London. Sementara itu, The Muffin Man Tea Shop ada di 12 Wrights Lane London. Agar Anda lebih mudah menemukan tempat tersebut dibawah ini peta lokasinya
Sumber : http://eropa.panduanwisata.id/inggris/asal-usul-muffin-khas-inggris/

3. Puff pastry
      Berawal dari salah satu budaya Mesir, dimana mereka mengolah tepung dan pasta air untuk membungkus daging yang dimasak agar dapat menyerap cairan. Pastry lalu berkembang di Timur Tengah dan dibawa ke Eropa oleh umat Islam di abad ke-7. Pada abad pertengahan, mulai dikenal puding dan pie. Baru setelah memasuki abad ke-17, mulai berkembang puff pastry dan flaky pastry. Puff Pastry awalnya ditemukan oleh pastrycook magang asal Perancis bernama Claudius Gele pada tahun 1645. Pada akhir masa magangnya, Claudius ingin membuatkan seloyang roti lezat buatannya untuk ayahnya yang sedang sakit. Dengan mempergunakan panduan diet sang ayah yang terdiri dari air, tepung dan mentega, Claudius mengolah adonan, melipat dan memasukkan mentega ke dalam adonan. Ia lakukan berulang-ulang hingga mencapai sepuluh kali lipatan, hingga akhirnya ia masukkan adonan tersebut ke dalam loyang. Ternyata, pengolahan adonan tersebut menghasilkan bentuk yang di luar dugaan. Jika diartikan menurut bahasa, pastry memiliki arti kue kering yang berlapis-lapis dan berongga-rongga. Namun, dalam dunia perhotelan pastry digunakan sebagai nama salah satu bagian yang memproduksi makanan penutup (dessert) yang masuk ke dalam katagori food & beverage. Pengertian pastry menurut Pengolahan kue dan roti dalam Sudewi dan Patriasih (2005) : “Pastry ialah adonan yang berlapis-lapis dengan mentega atau lemak agar memperoleh hasil berlapisan atau berlembaran”. Gisslen (1994 : 151) berpendapat bahwa : “adonan lembaran ialah adonan pastry yang digiling, dilipat dan dilapisi dengan mentega atau lemak agar memperoleh hasil berlapis, mengeripik karena sewaktu dalam pembakaran telah terjadi peragian dan pengembangan pada adonan tersebut oleh adanya panas, uap air dan mentega yang menguap”. Bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan produk pastry sama dengan bahan dalam pembuatan roti, tetapi lemak yang digunakan ialah butter corsvet/lemak pelapis (roll-in fat) merupakan margarin khusus untuk menghasilkan adonan yang biasa dilipat, seperti puff pastry dan danish pastry. Pastry adalah salah satu produk bakery bertekstur kering dan berlapis-lapis yang terbuat dari adonan yang dilapisi dengan lemak padat sehingga didapatkan banyak lapisan adonan dan lemak (Stevens, 1995). Lapisan tersebut dibuat oleh pelapisan adonan pastry yang berulang-ulang (tepung, lemak, air, dan garam) dan lemak atau lemak padat lainnya untuk membentuk sebuah adonan berlapis-lapis. Ketika adonan tersebut dipanggang dalam oven panas, kelembapan dalam lapisan adonan menghasilkan uap dan udara terperangkap bertambah dan akan berpisah menjadi ratusan lapisan dan lapisan tipis pastry yang terangkat saat menguap ketika uap menyebar dalam oven, uap tersebut tertinggal dan memisahkan tiap-tiap lapis. Seperti halnya pada pembuatan bread, pembuatan pastry juga sangat memerlukan peran dari pembentukan gluten. Gluten berperan penting untuk memberikan kekuatan pada lapisan. Menurut Hawkins (2004), seperti pada produk bakery lainnya, tepung yang digunakan dalam pembuatan pastrymembantu memberikan struktur pada pastry. Kandungan protein pada tepung terigu sebaiknya ± 10%. Sebagian besar pembuat pastry menggunakan tepung dengan kualitas yang sama dengan tepung yang digunakan untuk membuat roti (dengan kandungan protein berkisar 13%). Namun, puff pastry tidak memerlukan proses peragian seperti pada pembuatan bread. Pastry pada umumnya lebih disukai jika teksturnya lembut tetapi tidak mudah patah ketika dihidangkan, berlapis-lapis, sedikit kering, rata-rata berwarna cokelat muda, dan memiliki aroma yang menyenangkan. Tujuan utama dari penggilingan dan pelipatan adalah membentuk struktur lapisan adonan dan lemak yang menyatu. Jika memungkinkan untuk menghitung lapisan sebelum pastry dipanggang maka akan ditemukan ada ratusan lapisan. Pembentukan ini diketahui sebagai aerasi dengan pelipatan (Fance, 1964). Pembuatan puff pastry tidak mudah dan memerlukan ketrampilan dan ketelatenan. Namun, hasil yang diperoleh dari satu adonan dasar dapat diciptakan berbagai variasi puff pastry. Ciri khas adonan ini adalah memasukkan lemak pada adonan dasar melalui proses pelipatan. Karakteristik umum puff pastry ialah mengembang, memiliki kulit yang renyah, crumb yang lembut, aroma yang baik, dan biasanya kurang manis dibanding produk bakery yang lain. 
Sumber : 
https://www.google.co.id/amp/s/fitrianiaprilia.wordpress.com/2013/08/06/puff-pastry/amp/#ampshare=https://fitrianiaprili

4. Crissant (Roti sabit)
      Croissant  adalah sejenis kue kering (pasar) yang berasal dari prancis, dinamakan demikian karena bentuknya menyerupai bulan sabit. Menurut legenda, roti ini berasal dari Eropa untuk merayakan kemenangan pasukan Franks atas pasukan Umayyad dalam peperangan di Tours pada tahun 732, dengan bentuk seperti bulan sabit, sedangkan dalam legenda yang lain atau menurut sumber-sumber yang lain roti ini diciptakan pertamakali di Buda atau Vienna pada tahun 1683 untuk merayakan kemenangan pasukan Kristen atas Ottoman pada peperangan memperebutkan kota ini, sebagai gambaran atas bendera Ottoman; Jangka waktu pembuatannya menurut tata cara mula-mulanya dapat memakan waktu beberapa hari; maka dari itu, perlu tingkat kesabaran yang tinggi. Dewasa ini, roti sabit dalam jumlah besar biasanya dibuat dengan mesin.
      Di Perancis, roti sabit umumnya dijual tanpa isi dan dimakan tanpa tambahan menega. Namun di luar negara asalnya, terdapat pula roti sabit yang berisikan cimelat, daging, dan sebagainya.
Sumber : https://id.m.wikipedia.org/wiki/Roti_bulan_sabit

5. Pastri choux
      Pastri coux adalah adonan yang dibuat dengan menggunakan mentega, air, tepung terigu dan telur. Selain itu, gula dan garam dapt ditambahkan ke dalam adonan tersebut. Nama adonan ini berasal dari bahasa prancis yaitu Pâte à choux yang secara literal berarti "pasta kubis" karena bentuk akhirnya yang menyerupai kubis. Sementara itu, adonan ini sering disebut sebagai Choux paste karena teksturnya yang tidak padat seperti adonan lain tetapi bertekstur seperti pasta. Adonan ini dapat dicetak menjadi berbagai macam bentuk serta merupakan adonan dasar dari pembuatan kue sus, profiterole, croquembouche, eclair, cruller, beignet, kue St. Honoré, dan gougère. Ketika dipanggang, telur membuat adonan menjadi kopong sehingga dapat diisi dengan krim berbagai rasa. 
Sumber : https://id.m.wikipedia.org/wiki/Pastri_choux

6. Eclair
      Kue berbentuk panjang sekitar 10 cm ini rasanya lembut manis. Belum lagi diberi beragam topping yang warna-warni dan menggoda. Variasinya sangat banyak. Bukan hanya di Prancis, eclairjuga digemari di Indonesia.
     Menurut ensiklopedia sejarah kuliner Larousse Gastronomique, eclair merupakan salah satu produk evolusi makanan. Menurut catatan pastry chef ternama Antonin Careme (1784-1833) sudah membuat eclair. Nama 'eclair' dalam bahasa Prancis berarti cahaya. Ada yang bilang karena kue ini selalu dimakan sekejap karena rasanya enak. Namun, bisa jadi karena lapisan permukaan eclairmengilat karena icing atau cokelat yang dioleskan.
     Adonan dasar pastry ini adalah choice atau pâte à choux. Terbuat dari mentega dan air yang dimasak hingga mentega leleh. Kemudian ditambahkan tepung terigu dan diaduk hingga matang. Kemudian ditambahkan telur dan diaduk hingga licin. Selanjutnya adonan disemprotkan di atas loyang dengan panjang sekitar 10 cm dan dipanggang hingga menggembang.
      Panas yang tinggi membuat terbentuk rongga di bagian tengah kue. Bagian tengah inilah yang kemudian diisi dengancrème pâtissière atau pastry cream atau custard. Adonan ini terbuat dari susu, gula, telur, vanila dan tepung maizena. Sebagai sentuhan akhir bagian atasnya dicelupkan ke dalam cokelat leleh atau fondant icing.
     Seiring dengan perkembangan bahan-bahan untuk pastry, maka eclair bukan hanya sebagai pastry Prancis klasik semata. Selain rasa klasik vanila, strawberry dan cokelat, ada beragam varian lain. Untuk isiannya pastry creamditambah dengan kacang-kacangan, buah segar cincang atau buah kering. Selain pastry cream juga dipakai whipped cream.
      Untuk varian rasa berbeda dipakai juga yuzu, jeruk, biskuit yang dimemarkan halus, dan lain-lain. Beberapa bakery juga menciptakan eclair ras gurih dengan paduan keju krim dengan smoked beefcincang atau fillet smoked salmon. Eclair juga didandani lebih memikat. 
      Fondant icing diberi warna-warna pastel yang cantik menarik dengan hiasan gold leaf dan siver leaf, edible flower, cokelat hias, biskuit, beragam jenis kacang yang dicincang dan tentu saja warna-warni buah segar. Bahkan ada pastry chef yang menghias eclair dengan gambar lukisan dari gula icing bentuk bunga, wajah Monalisa dan kupu-kupu.
      Agar eclair dapat terbentuk dengan ukuran yang sama dan bagus, kini banyak bakerymemakai mesin khusus pencetak eclair. Tentunya kecuali tingkat kematangan yang sama bentuk yang seragam dan mulus memudahkan untuk dihias dan dikemas.
Sumber : https://m.detik.com/food/info-kuliner/d-2574465/eclair-pastry-abad-19-dari-prancis-yang-kini-populer-lagi

7. Omelette
      Omlette pertama kali di temukan oleh Bangsa Romawi yang memasak telur dadar dengan madu dan menyebutnya ovemele, yang secara harfiah diterjemahkan menjadi "telur dan madu". Beberapa orang mengatakan ini adalah asal kata omelet alias telur dadar. Namun sejarah lain mengatakan bahwa Kata omelette sendiri berasal dari bahasa Perancis, yaitu dari kata “oeuf” yang bermakna telur, dan “laite” yang artinya susu. 
     Kepopuleran omelet sendiri dimulai pada abad ke 18 sejak seorang Jenderal Perang bernama Napoleon Bonaparte melintasi Perancis bagian selatan. Saat itu sang Jenderal memutuskan untuk beristirahat dan memesan makanan khas daerah tersebut yang dikenal dengan nama omelet/telur setelah menikmati omelet ternyata sang jenderal sangat menyukai omelet telur buatan juru masak daerah tersebut. Dan keesokan harinya sang Jenderal meminta kepada seluruh penduduk di desa tersebut untuk mengumpulkan seluruh telur untuk dijadikan omelet sebagai makanan bagi para prajuritnya. Sejak itulah awal mula omelet telur mulai dikenal oleh masyarakat luas sampai saat ini. Omelet telur hampir ada di seluruh dunia. Saking populernya, omelette terbesar pernah dibuat di Jepang pada tahun 1994, menggunakan 160.000 butir telur, dan menghasilkan omelette sebesar 128.5 meter. Ini menunjukkan omelette benar – benar disukai di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. 
Sumber : https://m.facebook.com/notes/omg-omlet-gading/sejarah-omlet-omelette-omlette/1141855245872601/

8. Mochi
      Merupakan salah satu makanan kecil asal Jepang yang  populer di semua negara. Makanan khas Jepang ini mempunyai rasa yang unik, lembut dan lama kelamaan akan menjadi lengket.
     Mochi terbuat dari beras ketan yang nantinya akan ditumbuk hingga lembut dan lengket, kemudian dibentuk jadi bulat. Mochi  biasanya dibuat dan dimakan pada saat perayaan tradisional Mochitsuki  atau bisa disebut dengan perayaan tahu baru Jepang. Kue ini juga dijual dan dapat diperoleh dari toko-toko kue sepanjang tahun, jadi kue ini tidak hanya tersedia pada saat perayaan tahun baru Jepang.
     Sebelumnya, kue Mochi ini juga mempunyai sejarah mengenai namanya dan alasan menjadi tradisi di Jepang tiap tahun baru. Nama ‘Mochi’ ini berasal dari berbagai kata, salah satunya adalah kata kerja ‘Motsu’ yang berarti ‘untuk menahan atau memiliki’, yang bermaksud bahwa Mochi berupa pemberian dari para dewa. Ada juga ‘Mochizuki’ yang berarti ‘bulan purnama’ dan ‘Muchimi’ yang berarti ‘lengket’.
     Sejarah mengenai tradisi Mochi  ini berawal dari pada zaman dahulu, Mochi sering dimakan oleh para petani Jepang pada saat musim dingin untuk meningkatkan stamina mereka. Selain para petani, Mochi juga sering dimakan oleh para samurai.  Kue ini memberikan semangat kepada samurai karena sangat mudah disiapkan dan mudah dibawa kemana-mana. Suara tumbukan pada saat pembuatan Mochi juga dikatakan para samurai hendak maju ke medan perang.
     Namun karena para samurai dan hal-hal lainnya dari zaman dahulu yang sekarang sudah tidak ada, maka diambil waktu yang tepat untuk memakan Mochi. Dan sejak itu ditentukanlah pada tanggal 1 Januari.
Sumber : http://scdc.binus.ac.id/nc/2017/04/20/asal-mula-mochi/

9. Sushi

    Konon kebiasaan mengawetkan ikan dengan menggunakan beras dan cuka berasal dari daerah pegunungan di asia tenggara. Istilah sushi berasal dari bentuk tata bahasa kuno yang tidak lagi dipergunakan dalam konteks lain; secara harfiah, "sushi" berarti "itu (berasa) masam",[2] suatu gambaran mengenai proses fermentasi dalam sejarah akar katanya. Dasar ilmiah di balik proses fermentasi ikan yang dikemas di dalam nasi ialah bahwa cuka yang dihasilkan dari fermentasi nasi  asam amino dari  daging ikan. Hasilnya ialah salah satu dari lima rasa dasar, yang disebut umami dalam  bahasa Jepang.
Sumber : https://id.m.wikipedia.org/wiki/Sushi

10.  Saus Béchamel      
     Sauce bechamel adalah salah satu dari lima saus utama dalam kuliner klasik prancis. Saus béchamel versi modern dibuat dari susu dan roux (campuran dari mentega dan tepung terigu) serta dapat ditambahkan bumbu-bumbu seperti garam, lada dan biji pala. Sementara itu, saus béchamel versi klasik dibuat dari daging sapimuda beserta bumbu-bumbu yang direbus dalam kaldu bening. Namun, versi klasik dari saus ini sudah jarang dibuat oleh para masak modern.
      Saus béchamel pertama kali dibuat pada 1690 oleh Pierre de la Varenne yang saat itu merupakan juru masak pribadi dari Louis XIV.[3] Ia kemudian menulis resep dari saus ini dalam bukunya yang berjudul Le Cuisinier Francois (Kuliner Perancis) La Varenne menamakan saus yang diciptakannya sesuai dengan nama temannya yaitu Marquis Louis de Béchamel
Sumber : https://id.m.wikipedia.org/wiki/Saus_B%C3%A9chamel



INGREDIENT #1

MILK 



Susu adalah cairan bergizi berwarna putih yang dihasilkan oleh kelenjar susu mamalia, salah satunya manusia. Susu adalah sumber gizi utama bagi bayi sebelum mereka dapat mencerna makanan padat. Susu binatang (biasanya sapi) juga diolah menjadi berbagai produk seperti mentega, yogurt, es krim, keju, susu kental manis, susu bubuk dan lain-lainnya untuk konsumsi manusia.

Dewasa ini, susu memiliki banyak fungsi dan manfaat. Untuk umur produktif, susu membantu pertumbuhan mereka.[1] Sementara itu, untuk orang lanjut usia, susu membantu menopang tulang agar tidak keropos. Susu secara alami mengandung nutrisi penting, seperti bermacam-macam vitamin, protein, kalsium, magnesium, fosfor, dan zinc, pendapat lain menambahkan bahwa susu mengandung mineral dan lemak.[2] Oleh karena itu, setiap orang dianjurkan minum susu. Sekarang banyak susu yang dikemas dalam bentuk yang unik. Tujuan dari ini agar orang tertarik untuk membeli dan minum susu. Ada juga susu yang berbentuk fermentasi.

HISTORY

Pada zaman dahulu, susu telah dipakai sebagai bahan pokok pangan manusia. Manusia mengambil susu dari hewan yang memiliki kelenjar susu, seperti sapi, kuda dan domba. Sapi dan domba mulai dijinakkan sejak 8000 SM untuk diambil daging, bulu dan susunya.[butuh rujukan] Di Timur Tengah, susu bahkan terfermentasi menjadi keju oleh para pengembara gurun di sana.[butuh rujukan] Diperkirakan susu mulai masuk ke dataran Eropa pada abad 5000 SM melewati daerah Anatolia.[butuh rujukan] Sementara, susu mulai masuk ke Inggris pada periode Neolitik.[butuh rujukan]

Penggunaan keju dan susu dari Timur Tengah lewat Turki mulai dikenal oleh bangsa Eropa pada zaman Pertengahan.[butuh rujukan] Kemudian, pada abad ke-15, para pelaut mulai membawa sapi perah untuk dipelihara dan diternakkan di dataran Eropa untuk konsumsi susu. Susu sapi sendiri baru dikenal oleh bangsa Indonesia lewat penjajahan Hindia Belanda pada abad ke 18.

NUTRIENT

Sebagian besar hewan mamalia, termasuk manusia, susu diberikan oleh induk melalui kelenjar susu induk. Beberapa kebudayaan meneruskan kebiasaan memberi air susu kepada bayi nya hingga umurnya mencapai 7 tahun.[3] Sedangkan pada ternak, khususnya sapi, anak sapi diberikan susu selama sekitar 3 bulan, namun bisa disapih lebih dini dengan pemberian pakan brangkasan jagung

FUNCTION

Di beberapa negara, terutama di Eropa, meminum susu telah menjadi kebiasaan yang lumrah dilakukan setiap sarapan.[butuh rujukan] Susu terus diproduksi dengan cara mendirikan peternakan sapi perah. Pada zaman ini, susu tidak hanya diminum, melainkan diolah menjadi mentega, yogurt, bahkan es krim. Susu pun terus dikembangkan seiring dengan kemajuan zaman. Di Eropa, industri susu sangat maju dalam hal teknologi dan kualitas susu itu sendiri. Susu yang diproduksi di Eropa, rata-rata mengandung kandungan gizi yang tinggi.[butuh rujukan] Hal ini yang menyebabkan, tinggi rata-rata orang Eropa jauh dari tinggi rata-rata orang Asia.[butuh rujukan] Susu mengandung banyak sekali kalsium yang dapat menguatkan tulang.

Karakteristik

Saat masih berada di dalam kelenjar susu, susu dinyatakan steril. Namun, apabila sudah terkena udara, susu sudah tidak bisa dijamin kesterilannya. Adapun syarat susu yang baik meliputi banyak faktor, seperti warna, rasa, bau, berat jenis, kekentalan, titik beku, titik didih, dan tingkat keasaman.[butuh rujukan]

Warna susu bergantung pada beberapa faktor seperti jenis ternak dan pakannya. Warna susu normal biasanya berkisar dari putih kebiruan hingga kuning keemasan. Warna putihnya merupakan hasil dispersi cahaya dari butiran-butiran lemak, protein, dan mineral yang ada di dalam susu. Lemak dan beta karoten yang larut menciptakan warna kuning, sedangkan apabila kandungan lemak dalam susu diambil, warna biru akan muncul.[butuh rujukan]

Susu terasa sedikit manis dan asin (gurih) yang disebabkan adanya kandungan gula laktosa dan garam mineral di dalam susu. Rasa susu sendiri mudah sekali berubah bila terkena benda-benda tertentu, misalnya makanan ternak penghasil susu, kerja enzim dalam tubuh ternak, bahkan wadah tempat menampung susu yang dihasilkan nantinya. Bau susu umumnya sedap, namun juga sangat mudah berubah bila terkena faktor di atas.

Berat jenis air susu adalah 1,028 kg/L.[butuh rujukan] Penetapan berat jenis susu harus dilakukan 3 jam setelah susu diperah, sebab berat jenis ini dapat berubah, dipengaruhi oleh perubahan kondisi lemak susu ataupun karena gas di dalam susu.[butuh rujukan] Viskositas susu biasanya berkisar antara 1,5 sampai 2 cP, yang dipengaruhi oleh bahan padat susu, lemak, serta temperatur susu.[butuh rujukan]

Titik beku susu di Indonesia adalah -0,520 °C, sedangkan titik didihnya adalah 100,16 °C. Titik didih dan titik beku ini akan mengalami perubahan apabila dilakukan pemalsuan susu dengan penambahan air yang terlalu banyak karena titik didih dan titik beku air yang berbeda.[butuh rujukan]

Susu segar mempunyai sifat amfoter, artinya dapat berada di antara sifat asam dan sifat basa. Secara alami pH susu segar berkisar 6,5–6,7. Bila pH susu lebih rendah dari 6,5, berarti terdapat kolostrum ataupun aktivitas bakteri.


Source :
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Susu

Utensil And Equipment


1. UTENSIL
~Leadle 

Leadle, digunakan sebagai alat untuk mengambil cairan dari bahan makanan seperti soup, stock dan cairan lainnya. cara membersihkannya dengan menggunakan sabun dan sponge
~Food Tong

 Food Tong, biasanya digunakan untuk mengambil bahan makanan agar tidak terkontaminasi seperti gorengan dan kue. cara membersihkannya dengan menggunakan sabun dan sponge
~Sauce Pan

 Sauce pan, digunakan untuk membuat sauce atau bahan makanan yang berkuah lainnya. cara membersihkannya dengan menggunakan sabun dan sponge
2 EQUPMENT 
Contohnya :
~Mixer

 Mixer, biasanya digunakan untuk mengocok bahan makanan hingga rata.  cara membersihkannya dengan menggunakan lap kering pada mesinnya dan menggunakan sabunbpada pengaduknya.
~Blender


 Blender, biasa digunakan untuk menghancurkan atau menghaluskan bahan makanan. cara membersihkan dengan menggunakan lap kering pada mesinnya dan sabun pada wadahnya.
~Table Working 

 Table working, digunakan sebagai area kerja untuk menyiapkan bahan makanan sebelum di olah. Dibersihkan dengan sabun dan kain basah atau sponge.
 source:
http://theflyingpetals.over-blog.com/2016/10/kitchen-equipment-beserta-fungsinya.html
http://vanhilmymaper.blogspot.co.id/2012/04/kitchen-equipment.html?m=1

English Daily Report

HELLO SUNBODY >_<

Hi guys, how's your day? I hope it is better than the day before. Okey, now let me tell you about my practice day in Kitchen, and today became the third day of practice in the second semester.

Do you know, today I make choux and eclair, where these two foods are my favorite foods. my mother often made it for me.hehehe.

Today's activities are not much different from yesterday's practice, which began with oneline to do. and the peak is in general cleaning




Indonesian Dailu Report

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Hai.. Haii Sunshine >_<

    Hari ini aku akan menceritakan lagi, serangkaian kegiatanku selama di kitchen.
Dimulai dari pukul 08.00, seperti biasanya senior akan memberikan arahan kepada kami. 
 Dalam posisi oneline, senior yang baru kembali dari masa training mereka akan memperkenalkan diri dan membagikan pengalaman yang telah mereka rasakan selama di tempat training.
  Adapun materi yang akan kami praktikan hari ini adalah Choux pastry and Eclair pastry. Sebelumya, pak ical atau dosen kami akan menunjukkan terlebih dahulu kepada kami tahap-tahap cara pembuatan Choux dan eclair.
  Setelah itu, kami melakukan doing setelah diperintahkan dan mendapati area masing-masing. Sekitar hampir 30 menit kami melakukan doing, adonan yang telah dibentuk akan di baking.
  Karena waktu baking dan waktu sholat duhur bersamaan, maka kami secara bergantian menjaga oven agar tidak terjadi produk yang gosong.
  Setelah sholat  sekitar 30 mnit adonan telah matang. Namun, untuk mengefisienkan waktu kami melakukan general cleaning lebih cepat. Dan akhirnya setelah explain yang dilakukan oleh senior, maka kami bisa menikmati hasil buatan kami.